Bukti Kebohongan Cipto Junaedy

Published on April 20 2017

Nama Cipto Junaedy sudah sangat dikenal oleh rakyat Indonesia. Telah banyak yang beruntung menerapkan metodenya guna memiliki properti tanpa uang. Dalam seminar yang diadakannya, beliau didengar oleh berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari yang kaya dan berpengaruh, seperti pengusaha besar, direktur korporat, para pejabat pemerintahan tingkat pusat maupun daerah, tokoh-tokoh parpol, anggota DPR, artis-artis terkenal, presenter televisi, wartawan, kalangan militer dan kepolisian, pengacara, pemuka agama, tokoh-tokoh adat, dokter, aktivis LSM, budayawan, hingga yang sederhana, seperti ibu rumah tangga, mahasiswa, guru, pensiunan, pedagang kecil, dan relawan korban bencana.

Sebagai mentor, dia juga telah membuktikan ajarannya sendiri dalam membeli property tanpa uang tanpa utang. Dia telah mencaplok berbagai property strategis di sejumlah kota besar di Indonesia dan luar negeri. Yang terkini, pada Mei 2011, dia berhasil mencaplok 90 unit apartement yang bergengsi di Jakarta dari developer terkemuka hanya dalam waktu 15 hari.

Strategi yang diajarkan oleh Cipto Junaedy berakar dari pengalaman profesionalnya menduduki posisi manajemen puncak sebagai group finance director. Di posisi itu, dia mengendalikan 13 perusahaan asing yang beraset lebih dari USD 500 juta. Selama 15 tahun, dia berpengalaman di korporasi, keuangan, dan bisnis, baik di industri manufaktur, jasa, dan trading.

Bidang konsentrasinya adalah debt restructuring, merger and acquisition, corporate budgeting, company valuating, strategic tax planning, haircut, banking, capital expenditure, strategic comprehensive financial planning, serta public corporation reporting, dan shareholders issues management. Pengalaman profesionalnya ini membuahkan hasil yang tidak tanggung-tanggung. Antara lain, dia berhasil melakukan hair cut untuk korporasi hingga 70 persen dari total utang sebesar USD 100 juta, dan melakukan berbagai aksi pencaplokan perusahaan, yang didalamnya termasuk properti.

Tak heran, selama 15 tahun terakhir, dia terbang rata-rata 100 kali setiap tahun untuk perjalanan bisnis berkaitan dengan pengalaman profesional tersebut. Dia telah terbang ke Jepang lebih dari 30 kali untuk melakukan negosiasi bisnis di bidang banking, manufacturing, dan trading. Pada lima tahun terakhir, sejak usia 35 tahun, Cipto Junaedy membagikan dan mengajarkan strategi-strateginya melalui seminar terpopuler Strategi Membeli Properti Tanpa Utang Tanpa KPR, Tanpa Harus Menunggu Harga Miring yang diselenggarakan di berbagai kota besar di Indonesia dan luar negeri.

Pelopor strategi membeli banyak properti tanpa utang yang dikembangkannya terbukti asli dan terbaru. Metode ini mampu mematahkan strategi Kiyosaki dan Dolf De Ross yang mengutamakan hutang dalam kepemilikan properti. Beliau telah berpengalaman selama lebih dari 14 tahun mengatur perusahaan yang tergabung dalam grup dengan jumlah aset lebih dari 180 jt dolar AS, dengan jumlah penjualan lebih dari 150 jt dolar AS per tahun di industri properti, manufaktur, perdagangan, serta jasa. Saat ini banyak orang yang terlilit utang kredit pemilikan rumah (KPR) yang berbunga tinggi. Jika ditotal, jumlah utang KPR bisa mencapai dua kali harga rumahnya sendiri.

Prihatin dengan banyaknya orang punya utang, Cipto Junaedy pun bertekad membebaskan mereka. Bekal pengalamannya selama 15 tahun, mengendalikan keuangan sejumlah perusahaan industry manufaktur, jasa, dan perdagangan sudah cukup untuk berbagi ilmu agar mereka terbebas dari utang. Cipto Junaedy, lulusan terbaik dengan predikat cum laude dari Fakultas Ekonomi Universitas Surabaya (Ubaya). Sebelumnya berkonsentrasi mengurusi masalah restrukturisasi utang, merger dan akuisisi, perencanaan pajak, perencanaan keuangan, belanja modal (capital expenditure), public corporation reporting, dan shareholders issues management. Pengalaman profesionalnya adalah menduduki posisi puncak manajemen yaitu sebagai group finance director. Di posisi itu, Cipto mendapat tugas mengendalikan 13 perusahaan asing yang beraset melebihi US$500 juta. Prestasi yang tak pernah hilang dari ingatannya adalah berhasil memotong utang hingga 70% dari total utang sebesar US$ 100 juta. Mencaplok perusahaan dan properti adalah bagian dari keahliannya.

“Jadi jangan heran, saya banyak terbang ke mana-mana,” kata Cipto kepada Neraca. Dalam setahun bisa 100 kali terbang, di antaranya 30 kali ke Jepang untuk menegosiasikan bisnis perbankan, manufaktur, dan perdagangan. Pengalaman mencaplok properti antara lain yang dimiliki developer kakap seperti Grup Sinar Mas, Grup Pakuwon, Grup Lippo, Grup Ciputra, dan Grup Agung Podomoro. Yang terbanyak adalah mencaplok 90 unit apartemen bergengsi di Jakarta hanya dalam tempo 15 hari, Info lebih lengkap http://pertapantrik.blogspot.com/2014/04/cipto-junaedy-memberi-pekerjaan.html

Written by Bengellz

Published on #Cipto Junaedy